Menyambut Rahma ..

Ketika bulan berubah menjadi Rajab kemudian Sa’ban .. maka selalu ada yang jadi kebiasaan menuliskan sajak-sajak kerinduan kepada Rahma, demikian saya menamainya.  Asal muasalnya sejak tahun 2010 ketika mulai membuat cerita dengan tema kerinduan terhadap Ramadhan, dan membuat pengandaiannya sebagai seorang gadis yang ditunggu-tunggu kehadirannya ..

Read More

#159 : Sebait kala diserang kerinduan ..

ingin menapaki gunung.. tubuh telanjang yang disentuh keterasingan .. lupa akan getir .. lupa bau anyir .. terpuruk di kedinginan .. tertutupkan tanah .. berbalur rasa serah yang tak menentu arah .. kemana wangi bunga .. kemana daun ragam warna .. kenapa suara jernih terasa menjauh .. apa nyanyi alammu tak lagi di hati ia […]

Read More

#93 : Sebait dan setetes

Saat daun-daun sujud Batu-batu sujud Menghujam ke kesadaran terdalam Meratapi tanah basah Tiada lagi yang hendak diasah Berhentikah dirimu berjalan Seperti inikah cinta yang kau angankan?

Read More

#42 : Sebait saat merindu ..

Cahaya di laut mulai tidak nyata Para penjala kembali ke butala Membawa lemuru dan pelata Sebungkah rindu pada puteri Seraup cinta seakan argari Terpasung tak bisa bebaskan diri

Read More

#38 : Sebait tak mau menunggu ..

Menit berganti jam, hari berganti minggu.. Tak ada yang bisa melelapkan rindu .. Merintihi minggu bagaikan windu .. Mendambakanmu bagaikan candu ..

Read More