Ruler Of The Land 42

Ruler Of The Land 42

Setelah menunggu bulan-bulanan sampe ngga inget lagi edisi yang terakhir itu terbitnya kapan, akhirnya nongol juga lanjutannya Ruler of The Land edisi ke 42. Mungkin akhirnya Elex Media merekrut penterjemah dari bahasa Korea juga (apa sih bahasa Korea tuh?) ..

Dan menjawab penasaran tentang siapa tokoh Pengemis Gila yang selama ini muncul diantara temen-temen yang sama kegemarannya ini .. Memang sampai dengan edisi ke 41, ada beberapa asumsi tentang siapa pengemis gila tersebut. Ada yang menyatakan mungkin itu adalah Murid dari Cheon Ma Singun, ada yang bilang salah seorang pendekar dunia yang belum muncul ..

Sesungguhnya pengemis gila tersebut adalah ..

Bilangan Fu

Ini Karangan Ayu Utami yang paling gress .. seperti biasa jalinan ceritanya selalu asyik .. dan cara bertuturnya yang blak-blakan sungguh bikin pengen .. kapan bisa punya kemampuan seperti itu ..

Yuda, si Iblis, seorang pemanjat tebing dan petaruh yang melecehkan nilai-nilai masyarakat. Parang Jati,  Si Malaikat, seorang pemuda berjari dua belas yang dibentuk oleh ayah angkatnya untuk menanggung duka dunia. Maria, si Manusia, seorang gadis bertubuh kuda teji dan berjiwa matahari.

Mereka terlibat dalam segitiga cinta yang lembut diantara pengalaman-pengalaman keras yang berawal dari sebuah kejadian aneh – orang mati yang bangkit dari kubur – menuju penyelamatan perbukitan gamping di selatan jawa. Diantara semua itu, bilangan Fu sayup-sayup menyingkapkan dirinya ..

Izinkan aku merumuskannya sebagai “kenikmatan akibat menanggung”. Kenikmatan yang kumaksud bukanlah rasa-rasa permukaan. Bukan sejenis rasa nyaman yang membuat engkau tersenyum dan tenang bagai dalam obat sedatif. Bukan pula pemuncakan pada masturbasi atau persetubuhan yang membuat otot-ototmu kejang dan kejan. Yang demikian adalah mudah dan tertebak. Yang demikian adalah murahan. Kenikmatan yang kumaksud tak menyisakan tanda pada tubuh.

Bener-bener layak koleksi. Buat yang belum baca “Saman” dan “Larung“, kalo masih ada amunisi dibeli aja sekalian .. ngga rugi kok .. dan kalo masih juga kebanyakan amunisi tolong beliin saya Parasit Lajang dan Sidang Susila .. 🙂