#39 : Sebait saat birahi ..

Didera perasaan hidup yang tak berkesudahan
Menjemput ramahmu adalah keinginan
Ditindas kematian raga yang tiada puas menghamba ..
pada kegilaan pikiran dan bosanku akan damba
Aku dirajam duka sekaligus suka

Birahi serasa godam di uluhati
Kasih dan murkaku terhadap rotasi bumi
.. yang membawa kesadaran bernama waktu kembali

Bagaimana?

Bagaimana bila suatu saat kelak ..
Kau dapati dirimu hanya menunggu .. 
Tanpa pernah berujung bertemu ..
Atau berpadu.

Bagaimana bila lama waktu yang kau beri ..
Sudah terlewati .. 
Apakah kau akan bisa mulai berdiri lagi ..
Dari keterpurukan yang nyata kini ..

Bagaimana aku harus mengatakannya ..
Ungkapkan saja apa adanya .. 
Biarkan kemudian semuanya berjalan kesana
Dan kita hitungi bulir momenta ..
Dan kita pilihi setiap jaring yang melaluinya ..
Dan menjadikan kita paling mengerti Cinta
Dan dirimu tidak dihantui masa
Tidak juga cerita 
Yang berakhir duka …

lonely_bear

Gundah

Gundah

Kalau bukan hanya untuk ini saja ..
Kenapa memberi aku rasa nyaman ..
Biarkan ia mengharu biru lagi
Hingga tiada ada cara selain pergi
Hingga harus musnah semua yang tadi ada ..

Kalau masih ada lebih banyak yang dipunya ..
Kenapa kau simpan semenjak kini ..
Bukankah aku layak mengiring dengan segala
Bukankan itu yang pantas ..

Apakah kasih hanya berwujud duka
Apakah cinta hanya bila susah digapai …