Saat-saat Bahagia ituh ..

Saat-saat Bahagia ituh ..

Mau memperkaya cara membaca blog ini biar tambah gemaanaa .. sekarang saya tempelin plugin mp3 player .. yang seneng baca sambil denger-denger myuzik .. sila digunakan … 😀
*sayangnya baru bisa dari pc, yang mobile harus yg sudah ada plugin flash playernya baru bisa menggunakannya .. 🙁 *

Semoga bisa mengakselerasi saat2 biasa menjadi bahagia .. *apaaa coba?!”

NKRI adalah harga mati !

Saya adalah dokter yang bekerja di lini  terbawah di sebuah kabupaten pojokan timur dari pulau jawa. Di tempat saya bekerja tidak ada pemberontakan, tidak ada perpecahan suku, tidak ada pendirian negara, bahkan ada yang “main mercon” – emang agak kegedean sii – sudah bisa mengundang datangnya satu truk polisi dari Polres yang memang tidak jauh dari sini.  Meski demikian bukan berarti NKRI – NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA – bisa ditawar-tawar .. NKRI adalah harga mati !

bendera-indonesia

Buat saya, NKRI adalah harga mati!

Meski tidak berhadapan dengan bedil atau terorisme, saya tetap memilih membangun NKRI ini dengan semangat bersatu, bukan berpecah belah. Kita bisa dengan gampang menuding-nuding pemerintah tidak bisa ini dan itu, bisa dengan mudah menunjukkan kebobrokan moral dan mental maling koruptor dari kelas manapun dan dari daerah sampai pusat yang manapun.

Tapi apa itu akan membuat pembangunan yang lebih baik .. saya ragu .. jangan-jangan kita malah hanya sibuk menuding-nuding, sibuk berkomentar di tipi-tipi .. membahas perilaku ini dan itu .. tapi malah tidak melaksanakan pembangunan sebagaimana tugas yang seharusnya kita lakukan.

NKRI adalah harga mati – ya, meski sampai mati ..

Betul. Mungkin saya – sekarang berusia 41 tahun – tidak akan sempat melihat negara ini benar-benar benah, mungkin sudah tidak ada pada saat anak cucu kita berhasil menikmati pembangunan dengan nyaman, mungkin juga sudah begitu uzur untuk bercerita bahwa hidup di jaman yang serba gonjang-ganjing beberapa dari kita sudah lupa pada tujuan.

Tapi bagi saya semangat kesatuan dan persatuan adalah harga yang tidak bisa ditawar-tawar.

Ya. Lantas bagaimana dengan semua kebobrokan dan ketidakberesan itu? Apakah kita akan biarkan saja? Yang penting kita sudah bekerja dengan baik di profesi dan keterampilan kita? Jawab saya SADARI ANDA DIMANA! UBAH KALAU ANDA PUNYA TANGAN ! JANGAN BERPANJANG ANGAN !

Sadari Anda Di Mana ! NKRI tetap harga mati !

Sadari anda dimana, di posisi apa sekarang anda berada! Jangan kita yang cuma sekedar punya kekuasaan atas satu kelompok orang sudah ingin mengubah negeri ini. Ubah kelompok anda sendiri. Tunjukkan bukti-bukti bahwa berada di dekat kelompok anda tidak terjadi kekurangan, tidak terjadi kelaparan. Bukannya malah anda yang meminta-minta kepada rakyat kecil untuk perjuangan anda yang sia-sia ini ! Tunjukkan bahwa memang kelompok andalah penggagas masyarakat yang madani. Biarkan orang lain juga mereplikasi. Jangan cuma jadi harta kekayaan kelompok anda saja.

Ubah Kalau Anda Punya Tangan ! NKRI tetap harga mati !

Anda ada di level keluarga? Tidak punya yang dipimpin selain istri dan anak-anak? Atau bahkan hanya memimpin diri anda sendiri? Lakukan perbaikan. Lakukan perubahan setiap kali ! YA, SETIAP KALI! SETIAP SAAT ! Alam kita ini dan seluruh kegiatan dan mekanismenya bukan lah benda diam. Ia bergerak. DINAMIS. Kalau kita diam, kita akan terlindas. Kita tidak akan bisa ikut membangun bila kita enggan berubah ! YA Lakukan perubahan, lakukan perbaikan. Tapi nilai-nilai dasar jangan dikesampingkan. Dari dulu cara kita berpikir juga mengalami perubahan tapi kita selalu percaya bahwa Tuhan hanya SATU. Apa susahnya membuat analogi yang sama. Mari lakukan perubahan pada diri, keluarga, staf dan bahkan masyarakat, tetap dalam kerangka persatuan dan kesatuan. Karena itu saya sebutkan meskipun harus menyadari kita berada dimana, kita tetap harus melakukan perubahan terus menerus menuju kebaikan. Itu yang namanya jiwa entrepreneur. Pewira Usaha Sejati.

Jangan berpanjang angan !

Negara kita sudah kebanyakan pemimpi. Anda jangan jadi salah satunya. Kita hanya akan berlama-lama di pembaringan bila berpanjang angan dan melamuni nasib. Makin mudah virus pembodohan dengan menyalah-nyalahkan orang lain bertebaran dalam pikiran anda.

Ambil langkah :

  • JAUHI KORUPSI ! Apapun bentuknya! Bersediakah anda melepas kenyamanan bila itu bukan hak anda? Apa anda hanya orang yang berteriak-teriak di ruang TV pada saat ada pejabat yang dijungkalkan dari kesalahannya korupsi api anda sendiri menjadi semacam tikus negara ini ?
  • PERBAIKI DIRI ! Lakukan pelatihan, laksanakan sebaik anda bisa dan lakukan evaluasi! Kalau gagal jangan menyerah hanya di kali pertama! Tapi jangan juga bebal! Kalau memang anda tidak kompeten, minggir ! Biarkan yang lebih baik yang maju. Anda memang mesti belajar lagi lebih banyak !
  • PERBAIKI YANG ANDA PIMPIN ! Kalau anda masih sendiri atau masih tergantung dengan orang tua, ya perbaiki diri sendiri! Kalau anda sudah dipercaya memimpin orang-orang meski cuma 1-2 .. perbaiki mereka !
  • JADILAH BERKAH BUAT SEKELILING ANDA ! Jadilah rahmatan lil alamin. Jangan anda datang malah yang tersebar fitnah!

Tapi jangan ubah nilai luhurnya! NKRI adalah harga mati !

Jangan rusakkan persatuan dan kesatuan dengan hanya bisa menjelek-jelekkan .. buktikan dulu yang anda kerjakan .. kita bisa tetap jaya, kita akan merdeka, bukan dalam artian hanya bebas dari penjajahan, bukan hanya bebas dari kebodohan, bukan hanya bebas dari pemerintah negara ini yang masih tidak berdaya karena ketidakberdayaan kita, generasi mudanya! Merdekalah jiwa anda! Merdekakan benak pikiran anda! Bila anda mau merubah sesuatu dengan banyak merusak anda sesungguhnya masih tertindas !

Mari kita bangun negeri ini dengan apa yang kita mampu! Dengan apa yang kita punya!

Dirgahayu Negeriku ! INDONESIA ! MERDEKA !

(karena jiwaku memang merderka)

Selamat Jalan, Kyai Ulum ..

Selamat jalan, Kyai Moh. Ihya Ulumuddin ..  nama beliau sama semerbaknya dengan buku yang dikarang imam Al Ghazali dengan tajuk yang sama ..

Bagi anda yang tidak tinggal di Kecamatan Krejengan mendengar nama ini akan sangat asing itu karena orang yang bernama Kyai Ulum ini mungkin hanya orang Krejengan saja yang kenal. Meski saya tadi juga mendengar kabar kematian beliau karena Bapak Bupati yang takziah ke rumah almarhum dengan co-rider meraung-raung melewati depan rumah dinas.

Kabar kematian beliau begitu menyentuh saya karena terkait banyak hal .. sambil berjalan dari belakang puskesmas melewati jalan yang dipakai untuk keluarga yg bezoek ke Unit Rawat Inap saya mengenang almarhum .. tak urung merebak juga air mata saya ..

Saya mengenal beliau berawal dari kami menyelenggarakan acara akikah Ihsan, pada tahun 2004. Waktu itu saya baru 1 tahun bertugas di Krejengan. Kemudian berlanjut pada Mira dan Nisa di tahun-tahun berikutnya kelahiran anak-anak saya.

 Kyai Ulum, Akikah Ihsan, 2004  Kyai Ulum, Akikah Ihsan, 2004, potong rambut  Kyai Ulum, Akikah Nisa, 2007, potong rambut 

Kyai Ulum, Akikah Nisa, 2007,potong rambut

Namun demikian bukan hanya itu saja yang saya kenang dari beliau .. sebagai seorang tokoh masyarakat beliau juga mau dengan gigih ikut memperjuangkan kesehatan untuk rakyat Krejengan. Beliau berpartisipasi dalam kapasitas sebagai penceramah, sebagai orang yang sering dimintai pendapat, sebagai pimpinan pondok pesantren dan bahkan bagi saya sebagai orangtua tempat saya kadang-kadang melepaskan keresahan saya.

Beliau juga guru, meski tak banyak yang bisa saya gali dari beliau, terutama karena dalam berbagai pertemuan kami yg seperti ini beliau menempatkan diri sebagai teman diskusi, bukan sebagai guru mengajar kepada murid, ini yang kerap menyebabkan saya rindu untuk berjumpa dengan beliau.

Di saat buka puasa bersama dengan anak-anak saya, setelah selesai menyantap takjil, saya memberitahukan kepada anak-anak dan istri saya “Salah seorang kakek kalian telah dipanggil Allah, namanya Kyai Ulum, rambut kalian semua tahalul-nya dilakukan oleh pak Kyai, mari kita doakan semoga pak Yai diterima di tempat kesayangan Allah, dan nanti setelah tarwih kita ke rumah pak Yai”

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun ..

Selamat jalan, Kyai Ulum, sahabat, guru dan panutan.

Kekuatan Wanita Menopang Negara !

most-amazing-photos-ever31

Meski seringkali menjadi kaum terpinggirkan, peranan wanita dalam membangun negara ini tidak terelakkan. Sudah banyak contoh kasus dulu dan sekarang yang mengedepankan peranan wanita. Dan terutama bila dilihat di level akar rumput seperti di tempat saya ini maka sungguh banyak segi pembangunan, baik kesehatan, pertanian, pendidikan dll yang juga digawangi oleh wanita.

Meski agak terlambat, saya ingin mengucapkan terimakasih untuk pahlawan-pahlawan wanita yang telah unjuk semangat pantang menyerah di zaman masih kerasnya penindasan. Tak kalah pentingnya, mari wanita-wanita modern, berjuang sebaik mungkin di bidang anda masing-masing. Jadilah yang terbaik. Sesuatu yang sebesar negara ini dimulai dari kiprah-kiprah kecil anda. Berprestasi pada hal yang kecil jauh lebih baik daripada mendapatkan garapan besar yang tak bisa diselesaikan.

Hidup wanita Indonesia!

dragus.cn, other pieces of mine