Pedoman-pedoman TB Paru terbaru

new-phototastic-collageAda beberapa buku pedoman di TB Indonesia Or.Id dikirim tanggal 3 Februari 2017. Beberapa sudah saya siapkan linknya dibawah ini. Memang ada yang sejak tahun 2015, tapi masih sangat relevan dengan kebutuhan pedoman yang sekarang makin banyak diminati sejak Puskesmas harus menstandarisasi program-program yang diberikan dalam jenis layanan. Continue reading “Pedoman-pedoman TB Paru terbaru”

Advertisements

Hari ke-2 di Camplong

Debur Camplong mengiris pantai lamunan ..
Rinduku menitis di gemayutnya dedaunan…
Yang menakar baris sinar pagi dalam awan..
Adakah jua lapis nila langit di hati puan..

Pantai Camplong di Kabupaten Sampang adalah tempat yang cukup indah ternyata, mengingat asumsi saya Madura adalah pulau yang panas. Meski ngga jauh-jauh amat salahnya tapi setelah jalan-jalan pagi di pantai .. terasa cukup asri dengan bau laut dan pasir yang sayangnya di beberapa tempat terkotori sampah hotel.

Cukup memukau ya .. karena saya mengeliminasi sampah yang cukup mengganggu ..

sillhoette4

Jejakku menapaki pasir kehidupan kita .. 
Tapi kenapa kau di sisiku tiada .. 

Camplong, 10 Agustus 2015

Belajar tentang Akreditasi FKTP

Apa sih Akreditasi FKTP?

kartiniPengakuan terhadap Puskesmas, klinik pratama, praktik dokter dan praktik dokter gigi yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri setelah dinilai bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama itu memenuhi standar pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah ditetapkan untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan.

Siang tadi saya mulai berangkat ke Pelatihan Surveior Akreditasi FKTP angkatan pertama. Ternyata event nasional. Semua yang datang wajahnya agak asing2 .. Banyak yang sudah sepuh dan panitianya nampaknya dari depkes semua.

Ada sih beberapa yang saya kenal seperti pak Chulbi itu asalnya dari Bapelkes. Saya masih ingat karena tahun lalu banyak bersama beliau saat pelatihan haji. Kemudian ada dr. Titis yang kemudian saya ingat adalah teman PTT. Dan ada mas Is, saingan dokter teladan 2007, teman ke Paris 2012, dan teman di banyak event pelatihan dan pertemuan di Provinsi Jawa Timur

Akreditasi adalah bentuk penilaian kepada Puskesmas dengan menggunakan format-format yang sudah disusun dalam bentuk checklist, atau disebut sebagai instrumen akreditasi. Sepertinya memang ini mengadopsi dari Akreditasi Rumah Sakit melihat beberapa istilah sama. Instrumen akreditasi saya lihat mirip dengan sesuatu yang sudah saya pernah baca sebelumnya, saya baru ingat kalo itu asalnya dari Penilaian Puskesmas Berprestasi setelah bisa buka laptop. Hampir mirip.

Ada 3 FKTP yang dilakukan penilaian (survei akreditasi)

  • Puskesmas
  • Dokter dan dokter gigi mandiri
  • Klinik

Penilaian atau survei akreditasi sendiri akan terdiri dari 3 (tiga) orang surveior, yaitu :

  • Surveior Administrasi dan Manajemen, yang akan menilai atau bahasa surveiornya adalah memotret, bagaimana proses administrasi dan manajemen berlangsung di Puskesmas. Saya akan pakai istilah Puskesmas saja, karena toh sekarang akan dititik beratkan kepada puskesmas. dari 3 FKTP tersebut.
  • Surveior UKM, tentu saja akan menilai UKM dan mengingat sudah keluarnya Permenkes 75/2014 tentang Puskesmas, maka penilaian UKM disini akan meliputi program esensial (Promokes, Kesling, Kesga, Gizi, P2P dan Perkesmas).
  • Surveior UKP, yang akan menilai keadaan Pelayanan Kesehatan (medis teknis)

Sebelumnya pada saat didaftarkan oleh bu Lili (drg. Lili di Yankes Provinsi) saya diminta menjadi surveior UKM. Tapi kemudian saya lebih memilih untuk menjadi surveior UKM karena rasanya lebih banyak tahu tentang UKM daripada perkembangan UKP.

Acara akan berlangsung sampai dengan hampir 2 minggu karena terpotong 17 Agustus-an.

Tujuan mulianya kelihatannya sesuai definisi. Peningkatan Mutu Puskesmas. Dan dikaitkan dengan keharusan menjadi terakreditasi adalah keharusan untuk bekerja sama dengan BPJS pada tahun 2019. Ini menurut saya yang bisa mendesak Puskesmas untuk bisa berbenah. Hope so.

Baiklah kita ikuti aja.

Camplong, 9 Agustus 2015

Bagaimana memberitahu dengan sopan ttg Bau Badan seseorang ?

images (2)Malam ini iseng lihat-lihat status teman dan menemukan ada seorang teman bertanya tentang bagaimana memberitahukan kepada orang lain dengan sopan bahwa dia punya masalah bau badannya?

Kayaknya masalah gini kan memang sering terjadi kalo kita berinteraksi dengan orang lain, namanya hidung ini pemilih sebagaimana lidah, maka tentu saja ada juga bau meskipun teman, keluarga, sodara yang mungkin baunya tidak kita senangi.

https://twitter.com/#!/MamaPanas/status/77717698880077825

Iseng-iseng saya nanya ke Mbah Google dengan memasukkan kata kunci *how to politely tell someone about body odor* .. yaiyy .. 400ribu hasil pencarian .. saya yakin memang banyak tapi ngga nyangka aja sebanyak itu .. hehehe ..

Nah ini beberapa yg menarik saya cantumkan disini. beberapa malah ada yg cukup sistematis sampe harus ada kesempatan khusus, memang benar juga sih .. kalo disampaikan di keramaian dan kebetulan jadi pusat perhatian akan sangat menurunkan motivasi. Alih-alih pake deodoran mungkin dia malah mengucilkan diri (dan tambah bau hihihi)

  1. Berterus-terang saja .. toh bagaimanapun itu untuk kepentingan dia.
  2. Ada yg menyarankan dengan menanyakan jenis deodoran yg digunakan .. kemudian tetap menunjukkan minat meski dia bilang ngga pake ..
  3. Ada yg bilang kalo itu teman kantor ngadu aja ke boss .. (berarti bau banget yak sampai jadi masalah boss gitu ,, wkekeke)

Ah panjang jadinya .. ini beberapa situs yg memuat .. sila dibaca .. atau ada yang mau sharing disini ?

Kalo saya .. rasanya sih kalo saya bakal terus terang .. apalagi yg mau *ditegur* ini orang rumah juga .. Winking smile

dragus.cn, other pieces of mine

Ngga Fokus (ADD), bukan hanya penyakit anak kecil ..

attention-deficit-disorder

Anda sering merasa multitasking .. mengerjakan sesuatu bersama-sama sekaligus? Selagi mengerjakan sesuatu, telpon berdering diterima, sms dibaca, twitter, facebook sempat dilihat dan dikomentari, sambil makan rujak dan sesekali melirik tv.. kalau pekerjaan utama anda setelah itu tetap selesai dalam waktu yg biasa tanpa gangguan, anda memang berbakat jadi multitasking.

Namun seringkali hal-hal seperti tadi adalah pengalih perhatian, yang tiba-tiba saja justru menyedot perhatian lebih besar daripada pekerjaan utama yang sedang anda kerjakan. Jangan takut, anda bagian dari banyak orang yang punya masalah serupa. Dari waktu ke waktu, stres kehidupan sehari-hari dikombinasikan dengan gangguan di lingkungan pekerjaan misalnya, benar-benar dapat mempengaruhi perhatian seseorang untuk tetap fokus kepada satu detail pekerjaan.

Sama dengan banyak sifat manusia, seorang bisa sangat fokus, tapi bisa juga sangat longgar .. dan bisa juga berada diantaranya. Dalam skala 0 sampai dengan 100, saya ada di 58, lewat tes ini. Anda bisa mencobanya juga.

Kebanyakan gangguan ini adalah normal, tetapi jika Anda

  • tidak dapat mencapai tujuan Anda (tidak menyelesaikan pekerjaan/tugas),
  • tidak bahagia dengan kinerja Anda,
  • dan tampaknya kalah bertempur melawan kurangnya perhatian Anda,

Anda mungkin menderita Attention Deficit Disorder (ADD).

ADD Cartoon

Banyak orang berpikir Attention Deficit Disorder (ADD) sebagai masalah yang timbul pada anak kecil. Kenyataannya ada anak ADD yg tidak terganggu lagi pada masa dewasanya dan sebaliknya ada yang tidak pernah terganggu masa kecilnya menjadi menderita ADD pada saat dewasanya. Gejala ADD berbeda pada orang dewasa dibandingkan anak, dan dapat memiliki dampak yang signifikan juga.

Orang dewasa dengan ADD sering mencari bantuan keluar dari frustrasi – karena mereka tidak dapat mencapai apa yang mereka tahu bahwa mereka mampu. Terapi dan obat-obatan dapat membantu, bersama dengan belajar taktik coping tertentu seperti keterampilan organisasi dan strategi untuk mempertahankan perhatian.

Penting untuk membedakan antara “normal” masalah perhatian bahwa kita semua menderita kadang-kadang, dan gejala ADD, karena mereka yang memiliki gangguan benar-benar dapat mengambil manfaat dari obat-obatan dan intervensi terapeutik.

Gejala-gejala ADD dapat termasuk:

  • Gagal untuk memperhatikan secara detail atau kecenderungan untuk membuat kesalahan ceroboh.
  • Kesulitan mempertahankan perhatian pada tugas-tugas.
  • Kesulitan mendengarkan apa yang dikatakan orang lain.
  • Kesulitan mengikuti arah, gagal untuk menyelesaikan tugas.
  • Sering kehilangan benda-benda.
  • Mudah terganggu oleh rangsangan dari luar.
  • Sulit mengorganisasi tugas-tugas.
  • Menghindari atau mengeluh tentang tugas-tugas yang membutuhkan konsentrasi lebih.
  • Gagal untuk mencapai tujuan pribadi.

Untuk dapat didiagnosis dengan ADD, harus ada beberapa bukti bahwa gejala negatif tersebut mempengaruhi fungsi individu dalam lingkungan sosial, akademis atau pekerjaan. Orang dengan ADD sering berhadapan dengan kenyataan — untuk hal kecil mereka dapat mengimbangi gangguan ini, namun setelah mencapai tingkat stressor/tanggungjawab yang lebih tinggi, mereka tidak bisa lagi menyembunyikan masalah mereka.

Sebagai pembanding, banyak orang dengan ADD juga sangat sukses, terutama jika mereka menemukan karir yang menarik bagi mereka dan mampu mengambil keuntungan dari sifat-sifat positif yang terkait dengan ADD termasuk didalamnya kreativitas, antusiasme, kecerdasan yang tinggi, kemampuan untuk melakukan banyak hal sekaligus, dan intuisi yang kuat.

Pages: 1 2 3

Up ↑