Gambar hujan di Tempat Makan di Surabaya, ngga fokus ..

ToppostsKenapa judulnya seaneh itu adalah karena tugas hari ke-empat adalah tentang identifikasi pengunjung blog yang datang dan saya mendapati ini:

  • Pengunjung blog ini dari tahun 2013-2014 berkisar 1200-1600 visitor. Dengan view 3000-4000 perbulan. Sekitar 1,21 view/visitor. Dan pada 2013, 21,000 views, 12,000 diantaranya adalah domestik.
  • 2013, 2014 dan beberapa bulan ini anehnya posting Hujan di Penghujung Hari … jadi top-post. Disusul dalam variasi bergantian seperti disebelah ini.
  • Posting Hujan di atas, berasal dari pencarian Google untuk term “hujan”; “gambar hujan” dan “foto hujan” bahkan “foto ujan”

stat1

Kalau Postingan hujan karena fotonya yang memang bertajuk hujan itu yang menjadi asbab datangnya pengunjung. Sementara isi postingnya justru tentang puisi hujan, waktu itu seingat saya adalah tentang orang yang tidak bersyukur dengan datangnya hujan, Lain lagi dengan Tempat Makan di Surabaya, sepertinya memang sudah cocok dengan tujuannya. Saya menulis itu karena ada kumpulan alamat-alamat tempat makan yang ada di Surabaya dari beberapa tempat dan saya gabungkan.

Postingan tentang ADD, Mempertajam Pikiran dan Mental Positif sepertinya memang berasal dari yang ingin membaca lebih jauh tentang penyakit ADD, mencari alternatif menajamkan pikiran. Dan juga mencari pemurnian hati saya rasa.

Nah karena itulah judulnya jadi seaneh Gambar hujan di Tempat Makan di Surabaya, ngga fokus .. mungkin bisa lebih lengkap dengan ngga fokus mempertajam pikiran dan menimbulkan mental positif. Heheheh ….

[draguscn]

Advertisements

Tugas ke-2 : Memperhatikan Title dan Tagline

Ini adalah Title dan Tagline dari blog-blog yang rutin saya isi ..

  • http://dragus.cn title: DRAGUS.CN dan tagline: pieces of mind, turning into one ..
  • http://tumbuhkembang.net title: Klinik Tumbuh Kembang dan tagline: Ruang Diskusi Tumbuh Kembang dan Nutrisi Balita.
  • http://the89.wordpress.com title: Belajar Fotografi Digital dan tagline: belajar ilmu menjaring cahaya ..
  • http://pkmkraksaan.com title: Puskesmas Kraksaan dan tagline: Ikhlas melayani, berkembang bersama menjadi Masyarakat Kraksaan Sehat.

Menurut saya udah cukup kalo melihat maksudnya WordPress kan yang macam .. draguscn666789.wordpress.com dan tagline : Just another wordpress blog atau apalah gitu yach …

So ini kayaknya beres ..

Oppo dan Nexus bertemu pasangan

Kemaren saya dikirimi Bhinneka 2 barang yang saya beli sejak 4 hari yang lalu. Datang dengan kotak besar dan diberi semacam balon udara untuk menghindarkan goncangan di sebelah dalamnya.
Di dalamnya terbungkus dengan apik, keyboard rapoo E6100 dan Headset Jabra Clear berwarna putih keduanya. Maka dimulailah ngudak yang namanya barang baru.

image

Keyboard Rapoo ngga susah-susah dikoneksi dengan Oppo N1, Nexus 5 dan iPad. langsung bisa buat ngetik seperti post sekarang ini diketik di Oppo N1. Iseng-iseng bikin tulisan ini pas listrik padam, dan pengen jajal sampai seberapa kemampuan keyboard ini bisa nyaman digunakan. Sebenernya pengen bikinnya di iPad. Tapi karena iseng minggu ngga kemana-mana, pas sadar ternyata batrenya sudah menipis, jadi sekarang sedang dicharge dulu. Rencananya mau buat editing aja nanti.
Dan bener aja para pendahulu yang sudah review keyboard ini, ternyata memang cukup nyaman, tutsnya segede keyboard laptop dan kunci-kunci yang diperlukan cukup tersedia. Saat N1 mati karena sedang berpikir cari ide, keyboard juga mati saat dinyalakan  kembali lagi connected .. lumayan.

Keterbatasan yang tadinya karena layar handphone yang walaupun sudah cukup lebar, tapi menjadi berkurang separonya karena dibagi dengan keyboard, sekarang sudah bisa teratasi. Sedianya memang mau digunakan untuk iPad. dan beginilah jadinya kalo berpasangan dengan iPad

image

Nah kemudahan dengan koneksi bluetooth Keyboard dari Rapoo ngga serta merta diiringi dengan jabra clear, bluetooth headset. Bentuknya memang nyaman sekali di telinga. Dan pada Oppo N1 metode koneksinya sangat mirip dengan keyboard Rapoo. Tapi tidak demikian dengan Nexus. sampe geregetan rasanya dan rasa-rasa menyesal sebelumnya ngga waspada bahwa Nexus membesut Bluetooth 4.0 sedangkan Jabra cuma 3.0 menimbulkan kekhawatiran tidak kompatibelnya kedua alat ini.

image

Setelah bolak-balik melihat petunjuk pengoperasian di situs jabra.com, menghabiskan antara 2 waktu shalat dan 2 lembar kaos yang turut basah karena keringat, akhirnya berhasil juga terhubung. Hal yang tidak saya lakukan di Oppo adalah pada saat menghidupkan Jabra, kemudian diikuti dengan menekan tombol multifungsi beberapa detik sehingga kemudian nama Jabra Clear muncul di layar Nexus. Alhamdulillah.

Memang ini dibeli karena penggunaannya sudah tidak aneh lagi di Dinkes, tentunya pada saat rapat. Saya ingat dulu pernah punya Bluetooth Headset, waktu itu masih terasa aneh, ada orang kemana-mana telinganya ada batangan berwarna hitam. Padahal ya sudah sekecil Jabra ini juga, tapi ya namanya aneh ya aneh aja .. bahkan kemaren-kemaren di tahun 2012 pada saat mas Anang yang juga penggila gadget mulai rapat dengan menggunakan headset masih terasa ngga enak liat orang-orang yang memandang aneh .. hehehe .. bagaimana enaknya teknologi pun kalo kita jadi weirdo gara-gara memanfaatkan diantara orang yang belum terbiasa akan bikin perasaan tidak enak.

image

Kebetulan, baik Oppo dan Nexus, datang dengan ‘bungkus’ yang memang memudahkan dan melindungi. Tapi jadi bikin konyol pas terima telpon dengan cover yang terpaksa dibuka bak pake buku di depan muka .. Jadi saya putuskan untuk menggunakan headset.

Nah jadilah Oppo ketemu Rapoo, dan Nexus ketemu Jabra. Meski begitu rasanya saya akan menggunakan Rapoo lebih dengan iPad. Karena layarnya lebih lebar itu saja. segitu dulu deh edisi minggu ini.

[draguscn]

sekarang

Jarum detik terasa berdentum di telinga
Cukup banyak berkeluh
Cukup banyak mencaci
Cukup sudah …

Beranjak berjalan menuju kediaman
Meninggalkan segala keriuhan
Tiada sesal
Tiada ..

Semuanya sudah meniada
Tersisa selembar bait dari sekolah tua
Dan hanya itu ..
Tidak ada lagi penghalang nyata ..
Semuanya makin fana …

Ganti theme lagi ..

imageKali ini pengen tahu rasanya huruf-hurufnya  dan mudah ganti warna sesuai mood .. maka jadilah berlangganan custom design dari wordpress sebesar $30. Hasilnya PUAS. Bisa membuat theme yang tadinya biasa-biasa aja jadi sesuai dengan keinginan. Belum ganti-ganti CSS sih .. sementara masih khawatir kalo malah jadinya berantakan dan memilih untuk mempelajari dulu. Paling ngga sekarang bisa jadi nyenengin mata. Hati juga, Open-mouthed smile

[draguscn]

Up ↑