Rapat Kerja Komisi Akreditasi FKTP 2016

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Hari keberangkatan ..

Setelah agak deg-degan di jalan karena banyak ketemu yang namanya macet, akhirnya ketemu juga dengan temen-temen di Bandara Juanda … selfie-selfie sebentar dan akhirnya berangkat juga ..

Di Soetta, setelah cari2 apa yang mau digunakan ke Bogor dapatnya alphard .. eh maksudnya milihnya .. pilihan murah sih banyak tapi karena tahu ada acara yang cukup melelahkan sampe malam, maka meluncurlah 3 mobil mewah ke Hotel Grand Savero .. Continue reading “Rapat Kerja Komisi Akreditasi FKTP 2016”

Tujuan, Sasaran dan Tata Nilai

Tujuan, Sasaran dan Tata Nilai

Kriteria 513 Standar Akreditasi Puskesmas

Agar UKM Puskesmas dapat dilaksanakan sesuai dengan pedoman dan memenuhi kebutuhan dan harapan sasaran, maka Kepala Puskesmas perlu menetapkan tujuan yang mengacu pada pedoman yang ada.

Tata nilai dalam pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas perlu disepakati bersama oleh Kepala Puskesmas, Penanggung jawab, dan pelaksana, dengan memperhatikan tata nilai budaya yang berlaku di masyarakat.

Tujuan dan tata nilai dalam pengelolaan dan pelaksanaan dikomunikasikan kepada lintas program dan lintas sektor terkait agar mereka dapat optimal berperan dalam pelaksanaan kegiatan. Pihak terkait adalah sektor-sektor terkait yang ikut berperan dalam penyelenggaraan UKM Puskesmas.

  • 5.1.3.1. Ada kejelasan tujuan, sasaran, dan tata nilai dari tiap-tiap UKM Puskesmas yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas.
  • 5.1.3.2. Tujuan, sasaran, dan tata nilai tersebut dikomunikasikan kepada pelaksana, sasaran, lintas program dan lintas sektor terkait.
  • 5.1.3.3. Dilakukan evaluasi terhadap penyampaian informasi yang diberikan kepada sasaran, pelaksana, lintas program dan lintas sektor terkait untuk memastikan informasi tersebut dipahami dengan baik.

Cross refference dari kriteria ini adalah Kriteria 2.3.6.  Pimpinan Puskesmas menetapkan visi, misi, tujuan, dan tata nilai dalam penyelenggaraan Puskesmas yang dikomunikasikan kepada semua pihak yang terkait dan kepada pengguna pelayanan dan masyarakat. Pokok pikirannya adalah :

  • Kegiatan penyelenggaraan Puskesmas harus dipandu oleh visi, misi, tujuan dan tata nilai yang ditetapkan oleh Pimpinan Puskesmas agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Setiap karyawan diharapkan memahami visi, misi, tujuan dan tata nilai, dan diterapkan dalam kegiatan penyelenggaraan Puskesmas.

Dijabarkan dalam 4 EP :

  • 2.3.6.1 Ada kejelasan visi, misi, tujuan, dan tata nilai Puskesmas yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan pelayanan, Upaya/Kegiatan Puskesmas
  • 2.3.6.2 Ada mekanisme untuk mengkomunikasikan tata nilai dan tujuan Puskesmas kepada pelaksana pelayanan, dan masyarakat
  • 2.3.6.3 Ada mekanisme untuk meninjau ulang tata nilai dan tujuan, serta menjamin bahwa tata nilai dan tujuan relevan dengan kebutuhan dan harapan pengguna pelayanan
  • 2.3.6.4 Ada mekanisme untuk menilai apakah kinerja Puskesmas sejalan dengan visi, misi, tujuan dan tata nilai Puskesmas.

Pemahaman

Proses yang diharapkan ada disini adalah pada saat perencanaan, ada waktu yang digunakan untuk menyusun (bagi yang belum) atau meninjau kembali visi, misi dan tujuan yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kinerja puskesmas. Juga dengan mempertimbangkan atau menyusun visi, misi dan tujuan tadi apakah kegiatan-kegiatan juga sudah memiliki tujuan dan sasaran yang tepat dan dipahami.

Regulasi :

  • SK Kepala Puskesmas tentang visi, misi, tujuan dan tata nilai Puskesmas [2.3.6.1]
  • SK/Ketetapan tentang Tujuan, sasaran, tata nilai UKM Puskesmas yang dituangkan dalam kerangka acuan program kegiatan UKM. [5.1.3.1]

Dokumen

  • Bukti pelaksanaan Lokakarya pembahasan visi, misi, tujuan, dan tata nilai [2.3.6.1]

Agar tujuan puskesmas sebagai induk dan tujuan program-program dipahami perlu dilakukan komunikasi baik ke dalam maupun ke luar. Komunikasi bisa dilakukan dengan bentuk media cetak, media televisi, pertemuan dll. Pembuktian sesuai dengan masing-masing cara yang digunakan.

Regulasi :

  • SOP tentang sosialisasi visi, misi, tujuan dan tata nilai Puskesmas

Dokumen

  • Bukti pelaksanaan sosialisasi visi, misi, tujuan, dan tata nilai, flyer, brosur yang berisi visi, misi, tujuan dan tata nilai
  • Bukti pelaksanaan komunikasi tujuan, sasaran dan tata nilai kepada pelaksana, sasaran, lintas program, dan lintas sektor.

Wawancara

  • pemahaman staf terhadap tata nilai dan tujuan puskesmas
  • Check saat wawancara lintas sektor apakah LS memahami tujuan dan sasaran puskesmas.

Kemudian pada kurun waktu tertentu perlu dilakukan review. Bukan hanya bagaimana dari kebijakannya tapi juga dari bagaimana kejelasan informasinya diberikan.

Regulasi :

  • SOP tentang peninjauan kembali tata nilai dan tujuan Puskesmas
  • Kebijakan, panduan, dan SOP tentang penilaian kinerja (tahunan) yang menjelaskan dilakukannya penilaian kesesuaian pencapaian kinerja puskesmas terhadap visi, misi, tujuan, tata nilai Puskesmas.

Dokumen

  • Bukti pelaksanaan peninjauan ulang tata nilai dan tujuan penyelenggaraan program dan pelayanan
  • Hasil evaluasi dan tindak lanjut terhadap sosialisasi tujuan, sasaran, dan tata nilai.

Wawancara

  • Pernahkan dilakukan tinjauan ulang, kapan, dan bagaimana mekanismenya
  • Bagaimana melakukan penilaian kinerja apakah sejalan dengan visi, misi, tujuan, dan tata nilai puskesmas

 

Ceklis pembuktian ada di http://bit.ly/bukti513

Agus Ciptosantoso

Baiklah .. survei akreditasi kita mulai ..

Baiklah .. survei akreditasi kita mulai ..

Survei Akreditasi yang pertama di Puskesmas Sayegan, Kabupaten Sleman. Belum ada pengalaman survei. Meskipun sudah ikut magang, tetap saja persiapan harus lebih banyak.

Apa yang akan ditanyakan pertama kali pada PJ UKM dan Pokja II ?

Ada tiga yang saya rencanakan jadi pendekatan  :

  1. Menanyakan dengan pendekatan sistem. Mulai dengan bagaimana perencanaan dilakukan, apa saja yang dilaksanakan oleh pokja UKM pada saat melaksanakan perencanaan? Apakah bahan-bahan yang digunakan untuk menyusun kebutuhan masyarakat sudah ada? Bagaimana proses analisis kebutuhan masyarakat.
  2. Atau saya bisa menanyakan langsung per elemen penilaian. Mulainya tetap akan dari kriteria dan standar perencanaan. 4.1.1 bagaimana mendapatkan bahan kebutuhan masyarakat. Apa yang dilakukan pada saat melaksanakan kegiatan kebutuhan masyarakat. Apa yang didapatkan dari survei? Apa yang didapat dari musyawarah atau diskusi?
  3. Atau saya juga bisa menanyakan dengan melihat dokumen-dokumen yang harus ditelaah dulu (SK, SOP dan KAK) baru kemudian beranjak kepada telusur kegiatan.

Akhirnya saya memilih cara ke-3 dengan melihat dulu dokumen-dokumen telaah baru kemudian menanyakan sistem setelahnya. Ada kesulitan dalam melaksanakan dengan menelaah bentuk SK, SOP dan KAK menjadi terulang-ulang dan lama. Seharusnya pada saat telaah bisa diselipkan telusur. Pasti akan menjadi lebih efisien waktu.

[draguscn]

Senja Camplong

Senja Camplong

Senja saat pelaut pulang ..
Anganku kembali padamu ..
Dan sepi yang kugeluti kemudian ..
Makin mengiris keinginan ..
Tuk ada dalam rengkuhan ..
Meski sesaat ..

Hari ke-tiga tanpa terasa .. tiap hari dapat tugas membuat jurnal harian dari pak Chulbi. Mengingatkan lagi pas pertama-tama kenal blog. Tiap hari bikin postingan, bahkan di beberapa blog sekaligus …

Mulai banyak kenal dengan teman-teman seangkatan. Meski banyak yang sepuh tapi pada berjiwa muda semua … Continue reading “Senja Camplong”