Tidak Ada Kompetisi


JANGAN
MENJADIKAN
SAINGAN

BAGI ALLAH

QS 2:22

Di ujung ayat 22 yang saya post kemaren, ada peringatan tentang tidak menjadikan Allah sebagai saingan. Dalam hal apapun dan darimanapun. Dari luar diri maupun dari dalam. Tidak hanya saingan dari luar yang cukup jelas, berhala-berhala yang memang wujudnya berhala. Maupun saingan dari dalam. Berhala yang berupa keserakahan, harga diri merasa tinggi di hadapan Allah, merasa ingin diakui dan lainnya. Jangan jadikan hal-hal tersebut kompetitor bagi Allah.

Wa antum ta’lamun

Sedangkan kau sangat mengetahui hal tersebut. Ini sangat berbeda dan kontras terhadap keraguan. Dalam hati sesungguhnya sudah tahu namun belum mau mengakui apa yang diketahui. Itu salah satu bentuk kemunafikan. Jadi masih relate dengan ayat tentang kemunafikan sebelumnya.

Ada dua permasalahan yang terjadi pada iman. Yang pertama adalah emosional dan kognitif yang menghalangi iman. Pada ujung surat ini Allah mempertegas bahwa sesungguhnya dalam pemahaman kognitif kita sudah tahu betul bahwa Allah tidak bisa dipersaingkan dengan segala sesuatu. Yang dipertanyakan bukan emosi tapi kognisi.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s