Esok Aja 01


Photo by Magoi on Pexels.com

Penundaan adalah hal yang sering dilakukan tapi jarang saya pikirkan apa definisi yang tepat. Kadang tercampur dengan rasa malas karena efek yang dihasilkannya tetap saja pekerjaan yang dimaksudkan tidak selesai. Tapi ada hal mendasar yang berbeda antara menunda dan sikap malas.

Saat kita menunda sebenarnya yang terjadi adalah kita memilih untuk mengerjakan hal lain dari pada hal yang ditunda. Dan tentu saja melihat katanya saja maka yang ditunda seharusnya adalah hal penting yang bila tidak dikerjakan akan berakibat penyesalan di kemudian hari. Sedangkan rasa malas adalah doing nothing (pasif).

Risiko yang terjadi akibat penundaan antara lain adalah :

  1. apa yang ingin kita capai jauh dari berhasil. Misalnya kita ingin mendapatkan 90% sebagai angka keberhasilan, hasil akhirnya bisa jadi tidak pernah mencapai angka separonya.
  2. secara emosi kita selalu tidak nyaman (ada perasaan penyesalan dan bisa jadi akan berakibat depresi)
  3. makin jauh akan berakibat pada permasalahan jangka panjang misalnya dalam keuangan, kesehatan dan relasi.

Karena itu penundaan harus diperhatikan dengan lebih serius. Agar bisa dicegah berdampak lebih jauh kita bisa melakukan identifikasi, pengenalan terhadap konsekwensi – baik pada saat ditunda maupun manfaat yang bisa diambil dari tidak menunda satu pekerjaan penting – dan yang paling penting adalah menghindari depresi karena berkelanjutannya sikap menunda dengan mampu memaafkan diri sendiri dan memulai suatu perilaku baru yang lebih baik.

@draguscn

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s