ISTIQAMAH

No comments

istiqamah, hikmah ramadhan

Betapa mudah kata “istiqamah” diucapkan, namun betapa besar perjuangan yang dibutuhkan untuk dapat merealisasikan makna istiqamah di jalanNya. Terlebih lagi kita hidup di era global yang ramai “fitnah (ujian)”

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam memberikan keteladanan sebuah doa. Di dalam banyak kesempatan beliau memanjatkan:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ

“Wahai (Allah) Yang Maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agamaMu…”
(Shahih, HR. Tirmidzi no: 2140 dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ

“Ya Allah, teguhkanlah hatiku di atas agamaMu…”
(Shahih, HR. Ibnu Majah no: 3834 dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Saat Ramadhan, mudah bagi kita jalan-jalan kebaikan. Berpuasa, membaca al-Qur’an, shalat malam, bersedekah, dll. Selepas Ramadhan, masihkah perkara itu ‘kan kita lakukan…? Mohonlah istiqamah senantiasa tetap dalam kebaikan, di setiap masa di semua keadaan.

Sumber: Buku “Meraih Bahagia Di Dua Bulan Mulia, Ramadhan dan Dzulhijjah”
(Ust Rizal Yuliar, Lc alumnus Univ Islam Madinah)

Tinggalkan Balasan