#294 : Sebait di tenggorokan


Setitik nyeri di tenggorokan ..
Api membakar kerongkongan ..
Tiada turun hujan yang melegakan
Kematian mendekati perlahan ..

Butiran kecemasan beradu kegelisahan ..
Kertas-kertas rajah diselempangkan ..
Penuh keraguan ..
Penuh kebimbangan ..

Panas membakar diri ..
Kerinduan dibalur rasa sendiri ..
Menanti diriMu menghampiri ..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s