#253 : Sebait dan kepak burung


Unggas yang berkelana dalam renjana
Melepas kepak bersurut menyusut
Bulunya yang menyerak menghambur bumi
Benak yang terbenam dalam kegelapan
Tiada ia beranjak meski ditikam ketiadaan
Rasa hening yang tak nyaman ini, mencekam

Kapan kau kembali ..
Adakah kau kesini ..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s