#59 : Sebait dan orgasme

Sebuah rasa yang melegakan Sebuah keinginan yang dipenuhkan Sebuah kemenangan akan rasa cinta yang tak dapat digoreskan pena yang tak layak didendangkan mereka yang membuka yang menerima

Read More

#58 : Sebait menimang bintang

Gadis muda bercengkrama .. Menimang bintang di kedua tangannya .. Berbicara bahasa hati Yang enggan kau mengerti Ukiran rasa yang kau campakkan Deburan ombak yang coba kau abaikan Semilir angin di tubuh-tubuh lembut .. Nuansa lamunan larut dalam kemelut .. Sandar dirimu menggelugut .. Rengkuh tangan-tangan kecil .. Yang belum lama merasai hidup .. Ia […]

Read More

#57 : Sebait mengganti busana ..

Hidupnya tidak diperhatikannya .. Baju selembar ingin segera digantinya Dinding rumahnya ingin beton melingkupnya Tapi perjalanannya tak ditempuhnya .. Si tua dan cahaya Si tua dan kemauannya ..

Read More

#56 : Sebait bersama segelas kopinya

Si tua dan gelas kopinya .. Bersandar pada dinding rumahnya .. Yang telah lama renta .. Membanding-banding cahaya .. Lampu teplok tua .. Gubuk dengan jengkal sinarnya .. Berenda kawa-kawa .. Hidupnya sudah lama ..

Read More