MEMULAI BERJALAN LAGI

ast

Sejak senja tenggelam ..
Benak tak kunjung jua temaram ..
Hati yang beriak tenang ..
Tiba di hamparan samudera kenang
 
Tiada lagi sinar mentari di kejauhan
Yang tersisa hanya semburat jingga kemerahan ..
Si pejalan mulai berdiri dari kelelahan ..
Dia bersiap melakukan perjalanan ..
 
Di langit satu-satu bintang mulai bisa diamati ..
Awan yang menyaput akhirnya menepi
Raga beristirahat yang mulai menapaki
Jalanan yang terlihat nampak semakin sepi ..
 
Di kejauhan kafilah-kafilah yang sudah mendahului ..
Tampak berombongan berbaris rapi ..
Semangat sontak untuk berlari ..
Mengejar beriring pembawa cahaya diri ..
 
Jauh jalan masih harus dikejar di dalam penat ..
Peristirahatan masih jauh dari terlihat ..
Hati yang beriring indah terpikat ..
Dan bergeliat membebaskan diri dari jerat ..
 
Sekarang sempurna metamorfosa ..
Meski raga terasa nyaris binasa ..
Misykat yang bersih sudah didapat ..
Kaca lentera ditutup rapat ..
Disapu dari debu yang melekat ..
 
CahayaMu bersinaran menerangi jalan ..
Aku mulai berjalan.
 
Krejengan, 1 Desember 2011
 
[Indeed, those who have believed and those who have emigrated and fought in the cause of Allah – those expect the mercy of Allah. And Allah is Forgiving and Merciful. (2:218) … Mulai saja perjalanannya, Dia akan berlari menghampirimu]

Posted by

doctor | blogger | ex social media junker | father of three cute children | coffee addict | just learn photography | healthcare accessor | ENTJ

Tinggalkan Balasan