Yang terjadi .. terjadilah ..

Pernah lihat iklan Thai Insurance diatas kan? Saya melihatnya di youtube yg kemudian saya unduh .. air mata saya mengalir seiring menyaksikan anak-anak dengan kebutuhan khusus menyanyi lagu yang tadinya terasa pesimis dengan hidup di masa datang. Crying face

Bandingkan dengan lirik aslinya

When I was just a little girl,
I asked my mother, “What will I be?
Will I be pretty?
Will I be rich?”
Here’s what she said to me:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”

When I was just a child in school,
I asked my teacher, “What will I try?
Should I paint pictures?
Should I sing songs?”
This was her wise reply:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”

When I grew up and fell in love,
I asked my sweetheart, “What lies ahead?
Will we have rainbows
Day after day?”
Here’s what my sweetheart said:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”

Now I have children of my own.
They ask their mother, “What will I be?
Will I be handsome?
Will I be rich?”
I tell them tenderly:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.
Que sera, sera!”

written by Jay Livingston and Ray Evans

Seiring dengan sering mendengarkan karena anak-anak saya sering minta diputar ulang, saya mulai mengerti kenapa figur ibu disini meminta anaknya untuk “mengabaikan masa depan”. Sungguh sebenarnya nasihat yang baik kalau kita mau mendalaminya. Yang diharapkan adalah bukan pesimis terhadap masa depan. Bagaimanapun juga itu masih sangat jauh. Sehari di depan saja belum tentu akan tercapai bila memang bukan jatah kita untuk hidup sehari ke depan.

Penyairnya sepertinya mengajak kita untuk hidup dalam “kekinian”. Lebih tepat bila “que sera sera” yang konon katanya tidak sesuai dengan tata bahasa Spanyol ini, diartikan sebagai biarkan saja masa depan mengalir apa adanya. Ngga usah berpanjang angan, mengkhayal masa depan seperti apa. Itu akan terjadi sendiri nantinya. Hiduplah dalam masa kini. Jalani saat ini dengan sebaik-baiknya. Itu saja.

Entahlah. Mungkin saja lagu ini memang pesimis. Tapi saya ingin pengertian dalam otak saya seperti itu. Dan itu lebih menciptakan harmoni.

dragus.cn, other pieces of mine

Curiosity

curiosity1

Curiosity (from Latin curiosus “careful, diligent, curious,” akin to cura “care”) is an emotion related to natural inquisitive behavior such as exploration, investigation, and learning, evident by observation in human and many animal species. The term can also be used to denote the behavior itself being caused by the emotion of curiosity. As this emotion represents a drive to know new things, curiosity is the fuel of science and all other disciplines of human study. (mbah wiki)

Nyari ide dari daily post .. dan liat mulai dari bulan februari 2011 ada beberapa ide postingan gampang .. semacam di atas ini.

Kenapa ya kok selalu keingintahuan (curiosity) dihubungkan dengan gambar kucing. Apa gara2 idiom yg sangat terkenal itu, curiosity can kill the cat. Tapi kalo dilihat-lihat di Google Image kebanyakan gambarnya orang kok. Anak-anak kan juga memang banyak keingintahuannya. Jadi keingintahuan adalah sifat dasar manusia. Embarrassed smile

curiosity2

dragus.cn, other pieces of mine