Yang di Bromo ini juga Sekrup Kecil?

2 comments

DSC00333Di bencana Merapi waktu itu ada tulisan yang sangat menyentuh saya karena menggambarkan apa yang saya rasakan tentang mereka yang berjasa, tapi tidak banyak disebut-sebut, tidak berbendera, partai, organisasi .. tapi tanpa keberadaan mereka sebenarnya penanggulangan bencana Merapi kemaren mungkin jauh akan lebih sulit. Bahkan menurut saya ini bisa dijadikan semacam petunjuk teknis baru dalam hal penggalangan massa atau sukarelawan.

Di bencana Bromo, meski mungkin tidak bisa dibilang sekelas dengan Merapi, tapi saya merasakan langsung terjun di tengah masyarakat yang sedang kesusahan. Debu vulkanik dari Gunung Bromo ternyata cukup banyak untuk menyebabkan kesusahan. Meskipun tidak ada wedus gembel atau muntahan lava pijar.

Sebagai tuan rumah bencana Bromo, kami (dari dinas kesehatan dan jajaran) termasuk yang disiagakan di kecamatan Sukapura. Dari sisi Kabupaten Probolinggo, Kecamatan Sukapura adalah salah satu dari dua kecamatan yang memiliki akses langsung ke Bromo, dan karenanya menjadi center penanggulangan bencana. Saya bergabung dengan tim Puskesmas Sukapura di tanggal 30 Desember 2010 s/d 1 Januari 2011.. Malam Tahun Baruan di Bromo Winking smile .. sayang tidak indah ..

IMG-20101230-00123 IMG-20101231-00128

2 hari 2 malam di Bromo yang dengan status Siaga punya 2 keadaan berbeda yang sama sulitnya. Hari pertama kami berhadapan dengan cuaca basah, debu yang turun bersama air hujan, membuat kita bisa berselimut lumpur hitam 1 menit saja ada di udara terbuka. Pada saat melakukan pengobatan di 2 dusun yang aksesnya melewati jalan berkelok-kelok dengan tepi jurang, ambulance yang dibiarkan 1-2 jam di luar pos pengobatan bisa tertutup lumpur setebal 1-3 cm. Storm cloud Green with envy

Sedangkan di hari kedua kami berhdapan dengan cuaca kering berdebu. Di jalanan jarak pandang bisa cuma 4-5 M, di dalam kamar jaga meski sudah menutup semua ventilasi, tetap ada pasir menutup lantai kamar. Serasa di rumah-rumah yang masih beralas tanah. Air bersih memang sulit sejak pertama bencana, pipis, eek susah apalagi mandi .. di Puskesmas juga terjadi kesulitan serupa. Sad smile

Pemerintah pusat menetapkan kondisi SIAGA. Pemerintah daerah merasa sanggup menangani sendiri. Kenyataannya memang kami digilirkan. Dan pada saat seperti ini, paling enak mendapatkan bantuan. Winking smile

Segerombolan pendekar dari RS Syaiful Anwar bergabung mengadakan pengobatan ke dusun-dusun. Membantu membagikan biskuit dan ikut berjaga di Puskesmas. Lebih jauh mereka adalah orang-orang yang berpengalaman di daerah bencana. mereka pernah terjun di bencana Aceh sampai terakhir di Merapi. Kami beruntung mendapat bantuan seperti itu. Meski oleh pemerintah daerah tidak mendapatkan credit (apa yaa .. respek lah).

IMG_6404 IMG_6410

Untuk merekalah saya menulis ini. Seandainya bencananya sebesar  Merapi, mungkin peran mereka akan central, dan saya tidak bisa menimba ilmu dan pengalaman dari mereka. Tapi karena kami masih bertugas pengobatan saja, pengungsi tidak ada, maka cukup banyak waktu untuk mengenal mereka. Salut, tuan-tuan. Jasa mereka memang tidak dihormati dengan piagam atau penghargaan lainnya. Tapi bagi saya keberadaan mereka punya arti. Nerd smile

Terus berkarya, saudara-saudaraku!

Advertisements

2 comments on “Yang di Bromo ini juga Sekrup Kecil?”

  1. Berbagai bencana di negeri ini banyak memberikan efek negatif, namun ada (bahkan banyak) sisi positif nya juga, salah satunya kepedulian… ya! luar biasa kepedulian saudara-saudara kita membantu sesama ya dok, mudah2an ini cerminan kepribadian bangsa kita, rela saling membantu, ikhlas saling menolong.

    Btw, itu bromo ngga kebayang bisa sampe kayak gitu ya… padahal belum lama kesana suasana tenang banget, dan ngga kebayang bisa aktif kaya gitu. Kalau merapi karena memang rumah saya yang dijogja relatif dekat (22 KM jarak darat, 14 KM jarak udara) jadi banyak tau tentang aktifitasnya selama ini, cuma memang yang kemaren (2010) itu paling dahsyat yang saya liat secara langsung.

    Subhanallah.

    1. Ya betul Ndri .. itu nampak nyata dalam penanggulangan bencana ini di lapangan .. nyata betul kebersamaannya .. semoga semangat ini terus bisa kita pelihara dan tidak kehilangan momentum.

      Kalau asap belerang sebenernya sudah sering. istimewanya Bromo kan karena ada calderanya itu yang membentangkan jarak aman. Tampaknya gerombolan gunung berapi ini masih belum puas ngamuk di 2010 ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s