Enam, Alhamdulillah !

6 comments

Love-wallpaper-love-4187609-1920-1200

“Aku harus pergi, Mas!” tangannya masih menggenggam tanganku. Keharuan yang terpancar dari getaran di tangannya menyentuh juga kebagian terdalam di relung dada ini.

“Aku memang tidak akan bisa menahanmu pergi. Sekarangpun wujudmu hanya berupa bayangan. Terasa, tapi tak teraga. Percintaan kita akhirnya menemui ujungnya. Hanya cinta Allah saja yang tidak mengenal habisnya. Kecintaan makhluk tetap ada batasnya. Meski sudah rindu aku tetap hanya bisa menahan semangatmu sejauh ini.”

“Aku kembali, Aku mungkin akan kembali. Tapi aku tak tahu apakah kau tetap akan menemuiku.”

“Doanya sudah dilayangkan penuh keharuan, Penentunya bukan disini. Perpisahan kita harus sudah terjadi. Menahan bayanganmu hanya menambah kepedihan. Semoga. Hanya itu yang kita bisa. Semoga kita bisa bertemu kembali di saat matahari ada disitu” tanganku menunjuk sembarang tempat. Memalingkan muka dari wajah cantik yang tinggal berupa bayang-bayang itu.

“Baiklah. Sudah tiba waktunya beranjak. Mas, aku titip salam kepada Mas dan Mba Mu’min di jalan sana itu. Bilang kepada mereka sabar-sabarlah menjalani hari. Istiqamahlah bila taqwa berbuah lelah. Bila mereka dicaci sama tetangga yang disana itu, Bu Kabir, bersandarlah pada tawaddhu. Sering-seringlah mengaji dan belajar perilaku nabi. Sampaikan terimakasih saya karena telah menjamu saya selama sebulan kemaren. Kelak akan ada giliran saya menyambut mereka disana.” Ia menunjuk langit.

Rahma melepas tanganku, dan pergi menjauh seiring senja ..

Telah kuberikan yang kupunya
Bahkan dirikupun sudah tiada ..
Jikalau angin pergilah berputar

Berhembuslah kemari ..
Aku yang akan menggubah kidung rindumu ..
Kalau itu terserah padaku ..

[draguscn]

Advertisements

6 comments on “Enam, Alhamdulillah !”

    1. Akhirnya berakhir juga bro, berasyik masyuk dengan si Rahma .. pelatihan sebulan yang diberikannya lah yang harus kita gunakan untuk menjalani hari .. Sampai waktunya kita akan bertemu dengannya lagi .. Ah semoga saja sampai juga umur kita kesana ..

  1. アッラ寝ていない、いつまでも
    人間よく寝ています
    イマン持っている人だけ、時々寝ています
    ーーーー

    きれいな詩アぐス先生、よく頑張った
    こちでもシャワラ断食を頑張ります
    今度のラマダン、ラハマとまた会いましょう。。。アミーン

    1. Betul. Allah yang tidak tidur menggenggam jiwa-jiwa kita yang sedang tidur .. Kondisi khusyukpun sebenarnya justru meniru tidur lebih jauh meniru mati.
      Ya. Semoga kita kembali menemui Ramadhan ..

      Hampir aja mas masukkan ke spam, kok ada wong jepang komen .. wkekeke ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s