Malam suntuk ..


    saat sudah kubakar kantuk yang menggelayut ..
    kunikmati bermain bersamamu ..
    menerangkan hidup yang belum kau punya ..
    dan mendekap dirimu jauh lebih dari sekedar raga ..
    sesekali berkelana ..
    berkendara dua ribu kereta ..
    sesekali tafakur bertapa ..
    menertawai jendela kaca

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s