Malam suntuk ..

No comments

    saat sudah kubakar kantuk yang menggelayut ..
    kunikmati bermain bersamamu ..
    menerangkan hidup yang belum kau punya ..
    dan mendekap dirimu jauh lebih dari sekedar raga ..
    sesekali berkelana ..
    berkendara dua ribu kereta ..
    sesekali tafakur bertapa ..
    menertawai jendela kaca

Tinggalkan Balasan