Embun pagi

No comments

Embun pagi

Demikian aku ingin mengenangmu ..
Menyisakan hari kita di belakang orang-orang ..
Menutup mata-mata yg tertunduk malu ..
Melirikmu sesekali dengan binar riang ..

Aku menghirup seluruh aroma ..
Yang kau beri di siang itu ..
dan tahu kaulah milikku ..

Kita berjalan meski masih malu
Kita merunduk meski masih ragu ..
Tiga windu merentang ..
Semburat itu masih bersinar senang

Jangan kau ingkari ..
karna tetap akan ada pagi setelah pagi lagi ..
dan meski malam ia akan pagi lagi ..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s