Jangan Buang Piring-Mangkok Melamin

11 comments

piringmelamin Anda mestilah termasuk generasi penyedia peralatan makanan yang praktis di rumah. Saya yakin generasi internet termasuk dalam sana. Kecuali anda tinggal dengan orangtua yang masih kolot menggunakan alat makan dari gelas atau bahan lainnya, maka anda terselamatkan dari bahaya “ketakutan terhadap Melamin.com”

Oh ya … anda tidak salah baca. Melamin mesti ditelan dalam jumlah yang signifikan seperti yang dicampurkan dalam susu bayi, baru akan terjadi yang dinamakan gagal ginjal. Kecuali anda adalah pemakan piring melamin sebaiknya anda jaga saja piring-piring anda di rak makan.

melaminbubuk Ini biangnya melamin buatan china yang katanya dicampurkan kedalam susu bayi sehingga bisa menyebabkan protein yang dikandungnya seolah-olah banyak. Padahal kandungan nitrogennya lah yang banyak. Menurut mas Rovicky – yang senang mendongeng itu – ternyata :

Perusahaan penghasil susu yang nakal banyak memanfaatkan kesulitan atau kompleksitas pengukuran kandungan protein ini. Karena yang dideteksi oleh laboratorium itu kandungan nitrogen, maka dicarilah bahan-bahan yang mengandung nitrogen, untuk mengelabuhi supaya seolah-olah proteinnya tinggi.

Selanjutnya Mas Rovicky menganjurkan ini :

GUNAKAN BAHAN PLASTIK / MELAMINE HANYA UNTUK MAKANAN DINGIN

So, gimana ibu-ibu ? 

 

Related Articles :

Advertisements

11 comments on “Jangan Buang Piring-Mangkok Melamin”

  1. Jika generasi kita yang suka ngenet ini memang pernah dan bahkan berlebihan mengkonsumsi melamin, bisa dikumpulin tuh urinnya yang kandungan nitrogennya tinggi… hingga didaur lagi jadi piring-piring kembali…..he..he..he..

    Happy blogging!

  2. Wah, hampir saja membuang piring melamin yg baru saja dibeli istri. Slamat idul fitri mohon maaf lahir batin. Bulan depan saya pulang kampung ke probolinggo, insya Allah main2 ke tempat sampeyan. Sekalian mengujungi teman2 di krejengan.

  3. melamin saja kok repot…. kata siapa …
    Kondom bekas saja kita import khan ???
    ah… jorok benar dia itu… entah siapa dia.
    Belum lagi kita import limbah kimia, limbah …limbah…
    sampai limbah pakaian bekas.
    Ach… inikah arti kata MBAK MEGA menerima sampah ?
    Moga-moga tak ada pemulung air seni … yang katanya Pak Eka, bisa dibalikin buat jadi piring lagi.. heheheee
    Apa mesti kurangi saja belajar Kimia Organik ?

  4. Pemulung air seni sudah ada pak, petugas-petugas lab kita kan kerjaannya ngumpulin air seni .. hehe ..
    bukan cuma jorok pak … menjijikkan dan menyakitkan

  5. Wah dulu saya paling suka bikin kopi pake gelas melamin, karena terbuai dengan motif dan warnanya yang putih bagai gelas tak berdosa, sangat cantik menghiasi meja kerja.

    Akhirnya saya juga sempat mengidap penyakit gejala ginjal yang sakitnya minta ampun.. ternyata yang panas-panas enggak boleh langsung dituang kebahan melamin toh..sekarang back to gelas beling.. lebih save..

  6. Mas Shetiawan met datang lagi .. Waaah .. blog untuk desa bagonya keren lhooo .. bikin ngiri aja .. saya ntar bikin juga ah ..
    Panas tambah melamin itu juga masih perdebatan. Karena sekarang melamin yang dijadikan piring dan gelas itu polimer yang secara struktur lebih stabil dan tidak meracuni .. kecuali — seperti saya bilang — gelasnya yang anda makan .. hehehe ..
    Maksud tulisan saya itu justru sebaiknya ngga usah keburu-buru takut dan membuang semua gelas dan piring melamin ..
    Ada tulisan menarik disini tentang melamin ..
    thx ya mampir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s