Bilangan Fu

No comments

Ini Karangan Ayu Utami yang paling gress .. seperti biasa jalinan ceritanya selalu asyik .. dan cara bertuturnya yang blak-blakan sungguh bikin pengen .. kapan bisa punya kemampuan seperti itu ..

Yuda, si Iblis, seorang pemanjat tebing dan petaruh yang melecehkan nilai-nilai masyarakat. Parang Jati,  Si Malaikat, seorang pemuda berjari dua belas yang dibentuk oleh ayah angkatnya untuk menanggung duka dunia. Maria, si Manusia, seorang gadis bertubuh kuda teji dan berjiwa matahari.

Mereka terlibat dalam segitiga cinta yang lembut diantara pengalaman-pengalaman keras yang berawal dari sebuah kejadian aneh – orang mati yang bangkit dari kubur – menuju penyelamatan perbukitan gamping di selatan jawa. Diantara semua itu, bilangan Fu sayup-sayup menyingkapkan dirinya ..

Izinkan aku merumuskannya sebagai “kenikmatan akibat menanggung”. Kenikmatan yang kumaksud bukanlah rasa-rasa permukaan. Bukan sejenis rasa nyaman yang membuat engkau tersenyum dan tenang bagai dalam obat sedatif. Bukan pula pemuncakan pada masturbasi atau persetubuhan yang membuat otot-ototmu kejang dan kejan. Yang demikian adalah mudah dan tertebak. Yang demikian adalah murahan. Kenikmatan yang kumaksud tak menyisakan tanda pada tubuh.

Bener-bener layak koleksi. Buat yang belum baca “Saman” dan “Larung“, kalo masih ada amunisi dibeli aja sekalian .. ngga rugi kok .. dan kalo masih juga kebanyakan amunisi tolong beliin saya Parasit Lajang dan Sidang Susila .. 🙂

Tinggalkan Balasan