Bisa Nda Hidup Gratisan ?

2 comments

Seorang teman baru berkomentar disini sambil kenalan ..

Gimana ya… supaya beras bisa gratis, bensin gratis, buku gratis, pakaian gratis…. apa akibatnya ???
Mungkin malah kita-kita ini tidak bisa maju, tidak ada lagi orang yang mau berusaha karena mau hidup darimana? tidak ada lagi jasa yang dihargai… ehhh memangnya jadi pegawai yang tidak digaji bisa???
Maap… itu kondisi yang bisa terjadi mas.
Salam kenal.

Sebenernya rada ngga nyambung, karena cerita gratisan yang ada di postingan ini tentang bisa nda program SIMPUS yang dibidani mas jojok dijadikan freeware. Anyway .. jadi terpikir untuk membuat postingan tentang ini ..

beras gratis, bensin gratis, buku gratis, pakaian gratis, mungkin nda?

  • Men_s_Underwearmungkin. kalo anda jadi tni. kalo nda salah dulu ada slogan : sampe kolor juga dibayarin negara. hehehe .. mohon maaf bapak-bapak TNI,  tapi ini sekedar menjawab mungkin atau tidak.
  • beras, buku dan pakaian mungkin. kalo anda gakin (keluarga miskin) atau RTSM (rumah tangga sangat miskin). Sekarang pemerintah menjamin orang miskin sampe mottonya anak orang miskin ngga boleh miskin.
  • Secara sistem, mungkin ekonomi komunis pernah menjalani seperti ini ya. Roti gratis tapi ngantri .. dll. Jadi secara konsep mestinya bisa ya ..

Apa akibatnya?

  • Apa yaa .. jadi orang miskin lebih enak, itu kalo yang kita bicarain gakin. Makanya banyak orang berlomba-lomba bikin surat keterangan miskin (SKM) atau surat keterangan tidak mampu (SKTM)
  • kalo ekonomi mau dibuat jadi komunis kayaknya ngga akan yach jadi seperti itu .. bisa-bisa kita dimarahin sama almarhum pendiri negara ini, nyoba yang ngga-ngga. Toh buktinya akhirnya sekarang ini kapitalislah juaranya .. pecahan soviet aja kayaknya sekarang malah ngejalanin kapitalisme.
  • kalo hari ini ujuk-ujuk ada beras gratis, bensin gratis dll paling-paling minggu depannya sudah dibatalkan. Karena untuk beras sama bensin ini pemerintah kita udah babak belur sama mahasiswa, sama luar negeri ..

Mungkin malah kita-kita ini tidak bisa maju, tidak ada lagi orang yang mau berusaha karena mau hidup darimana? tidak ada lagi jasa yang dihargai…

  • maslow-hierarchyKurang sepakat. Om Maslow bilang kebutuhan (kenapa orang berusaha  dalam hidup) teorinya ada 5 (lima) peringkat. Kebutuhan akan penghargaan itu ada di self esteem. Peringkat ke-4. Sedangkan kebutuhan hidup dari mana kayaknya mesti melampaui dulu makan minum, pakaian dll.
  • Lebih kurang sepakat lagi, kalo dibilang kita tidak bisa maju. Di negara yang sudah mapan beberapa sistem penjaminan ‘penggratisan‘ udah berjalan dengan baik. Let’s see. Sistem jaminan sosial di negara maju sudah bisa menjamin warga masyarakatnya untuk mendapatkan pelayanan seperti yankes dengan gratis tis tis. Dan apa dengan begitu dokter-dokter di negara-negara maju tadi sengsara hidupnya ? Kok kayaknya nda tuuuh .. Ini sekalian menjawab bila maksud jasa dihargai itu dengan arti harfiah harga dalam Rp. Rp. Rp. .. toh dengan yankes gratis, jasa dokter masih dihargai.
  • Di probolinggo meskipun masih wacana, juga akan mengikuti kabupaten-kabupaten lain, seperti Jembrana-Bali, Banyuwangi-Jatim, dan Batam-Kepri. yang udah menggratiskan pasien berobat ke layanan puskesmas dan jajarannya. Dan setahu saya nda ada niat untuk membuat petugas kesehatan jadi melarat dengan sistem ini. Malah hitungan di atas kertas jasa yang diterima akan jadi lebih besar.

memangnya jadi pegawai yang tidak digaji bisa???

  • PNS Bisa. Lagi-lagi kita bicara terminologi. Pegawai ada yang statusnya magang. Di Puskesmas Krejengan, ada 10 perawat dan 2 org tenaga umum yang statusnya magang.  Mereka ngga di-gaji. Tapi insentif. Bahkan kami punya tenaga kontrak daerah. Uang buat mereka itu juga bukan gaji namanya, pembayaran kontrak. Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Probolinggo ada magang jenis lain, calon dokter. Mereka malah membayar ke Rumah Sakit. 🙂
  • Jadi pegawai juga tidak hanya diartikan kerja kantoran. Di tempat temen saya, ada “pegawai”-nya yang sebenernya lebih tepat kalo disebut mitra kerja. Karena mereka nggarap forex trading dari rumah, dan sistem pembayaran berdasarkan prosentase besaran keberhasilan trading. Lagi-lagi bukan gaji.

Maap… itu kondisi yang bisa terjadi mas

Yah .. sudah dimaap maafkan. Itu kondisi yang bisa saya komentari (bahasa halusnya ngeyel). Salam kenal juga.

ASI, air susu ibu, keuntungan, kelebihan

post ini dibuat dengan windows live writer ® sebagaimana dapat anda temukan di blog puskesmas | opm | bljrblog | balita

Advertisements

2 comments on “Bisa Nda Hidup Gratisan ?”

  1. Kita bareng saja minta gratisan Bis Kota ya….., biar nanti negara yang tanggung bensinnya.
    Saya setuju semua kemungkinan bisa.
    Kata pepatah : Jam yang rusak bisa benar penunjukannya minimal 2 kali sehari ya…..
    Maaf kita ngalor….. saja. Habis negara ini lucunya banyak.

  2. Wah saya nda ikutan pak..Di probolinggo nda ada bis kota .. adanya angkot 🙂
    Iya pak negara ini lucunya banyak .. faktual, hidup ini lucunya banyak dan emang disetting gitu sama Beliau.

    .. hidup ini hanya senda gurau ..

    Mungkin maksudNya biar kita sering ketawa, karena ketawa itu sehat .. wah kayaknya saya udah jauh banget ke lor nih ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s